Coleman – Kualifikasi Euro 2016 Wales Adalah Segalanya

Coleman berjalan ke lapangan di Zenica
Gareth Bale mencetak enam gol di babak kualifikasi

Manajer Wales, Chris Coleman mengatakan, pihaknya telah memenuhi impian dengan memastikan diri untuk lolos dari babak kualifikasi Euro 2016.

Kekalahan 2-0 atas Bosnia Herzegovina pada Sabtu lalu terbukti tidak memberikan pengaruh karena kekalahan Israel atas Siprus memastikan tempat bagi Wales di Perancis musim panas mendatang. “Ini adalah segalanya. Kita semua telah bermimpi tentang ini,” kata Coleman kepada Sky Sports. “Kami sudah mengalami banyak kekecewaan dan kami sudah hampir sampai di sana, tapi belum terwujud. Mereka telah berhasil, mereka layak mendapatkannya.”

Coleman berjalan ke lapangan setelah peluit akhir berbunyi di Zenica, menyadari bahwa ia telah menciptakan sejarah dengan menjadi manajer pertama sejak Jimmy Murphy pada tahun 1958 yang membawa Wales masuk ke putaran final sebuah turnamen besar. Rekor tak terkalahkan timnya di Grup B telah berakhir dengan gol di babak kedua dari Milan Duric dan Vedad Ibisevic. Tapi perayaan penuh kegembiraan segera terjadi ketika kemenangan tak terduga Siprus memastikan Wales akan meraih tempat kedua dalam grup mereka dengan satu pertandingan tersisa, melawan Andorra di Cardiff pada Selasa.

“Saya kecewa tidak berhasil meraih kemenangan dalam pertandingan ini,” tambah Coleman. “Kami merasa kecewa karena kami tidak tahu hasil pertandingan Israel, tapi sekarang kita tahu. Dan wow, saya tidak bisa menjelaskan bagaimana rasanya. “Ini mimpi yang mutlak. Ini adalah pertama kalinya kami sedikit kebingungan dalam bertahan, tetapi dalam situasi ini, Anda bisa mengerti. “Tapi selama putaran kualifikasi, kebobolan empat gol dalam sembilan pertandingan dan dua dalam satu pertandingan … sebagai satu unit, kami sudah tampil fantastis.”

Kami Tidak Berhenti Di Sini

Gareth Bale, yang mencetak enam gol dalam sembilan pertandingan kualifikasi dan mendorong Wales menuju Perancis, mengatakan tujuannya sekarang adalah untuk membuktikan bahwa mereka dapat bersaing dengan tim-tim elit Eropa di musim panas mendatang. “Itu adalah kekalahan terbaik dalam hidup saya,” kata stiker Real Madrid itu ketika rekan-rekan satu timnya merayakan kegembiraan mereka di depan fans Wales.

“Ini adalah kegembiraan besar dalam karir saya. Itu adalah mimpi sejak saya masih kecil untuk bermain di turnamen besar. Dan kami tidak berhenti di sini. Kami masih harus bersaing di Perancis. “Kami bisa bernapas lega dan menikmati kesempatan itu. Kami sudah seperti saudara di lapangan. Jika kami kehilangan bola, kami akan berjuang untuk merebutnya kembali. “Kami sekarang dapat menguji diri melawan yang terbaik.”