Costa Layak Menerima Reputasi Buruk

Costa lolos dengan hanya menerima kartu kuning
Costa juga sempat berseteru dengan kiper Everton, Tim Howard

Manajer Arsenal, Wenger tidak berusaha untuk menyembunyikan rasa tidak sukanya terhadap perilaku Costa – dan bingung bagaimana pemain yang menapaki batas tipis antara legal dan ilegal entah bagaimana bisa terus menerus lolos dari deteksi dan hukuman .

Seperti biasa, Costa mencari-cari masalah sejak peluit pertama, tetapi hal itu mencapai puncaknya ketika ia mendorong wajah bek Arsenal, Koscielny dengan tangannya sebanyak tiga kali, kemudian menjatuhkan lawannya itu ke tanah. Upaya Gabriel untuk membela rekan satu timnya malah berakhir dengan kartu kuning dan Costa dengan sengaja terus terlibat dalam adu mulut sebelum terjadi insiden menginjak kaki yang membuat striker Chelsea itu menuntut hukuman dari wasit Mike Dean.

Costa entah bagaimana lolos dengan hanya menerima kartu kuning, hal itu membuat kemarahan Wenger dapat dimengerti, dan mengaku ia akan bertindak dengan cara yang sama pekan depan – dan akan lolos lagi. Costa memang memiliki kebiasaan untuk memprovokasi pemain dan statistik mengungkapkan ia tidak menerima hukuman sama sekali dari wasit Dean meskipun menjadi tokoh sentral dalam sebagian besar perselisihan dalam pertandingan.

Tak lama setelah bergabung dengan Chelsea, ia berhadapan dengan kiper Everton, Tim Howard yang merasa marah atas tindakan Costa mengejek bek Seamus Coleman setelah gol bunuh dirinya dalam kemenangan 6-3 di Goodison Park. Costa menerima larangan tampil selama tiga pertandingan pada bulan Januari setelah menginjak pemain Liverpool, Emre Can di semifinal Piala Liga di Stamford Bridge. Dia juga harus dipisahkan dari Yohan Cabaye, yang saat itu bermain untuk Paris St-Germain, oleh para pejabat pertandingan dari kedua klub pada akhir pertandingan Liga Champions saat Chelsea tersingkir di babak 16 besar musim lalu.