Juventus v Sevilla

Buffon ingin timnya menemukan kembali rasa percaya diri
Buffon dan Juve menikmati masa-masa menakjubkan di musim 2014 – 2015

Kapten Juventus, Gianluigi Buffon melihat pertandingan Liga Champions Rabu dengan Sevilla sebagai kesempatan untuk mengembalikan kepercayaan klub juara Serie A tersebut.

Buffon dan Juve menikmati masa-masa menakjubkan di musim 2014 – 2015, memenangkan Serie A untuk tahun keempat berturut-turut, mengangkat trofi Coppa Italia dan mencapai final Liga Champions, di mana mereka kalah dari Barcelona. Namun tim asuhan Massimiliano Allegri itu mengalami awal yang mengerikan di musim yang baru ini, menderita kekalahan liga mereka yang ketiga pada Sabtu dengan skor 2-1 di Napoli. Juve berada di posisi ke 15 di klasmen sementara Serie A dengan lima poin, tertinggal 10 poin dari dua tim teratas; Fiorentina dan Inter, dengan titik tinggi pada kampanye mereka musim ini terjadi pada kemenangan 2-1 atas Manchester City di Liga Champions awal bulan ini. Tim asuhan Allegri berhasil bangkit kembali dan meraih tiga poin di Stadion Etihad, di mana kiper Buffon melakukan serangkaian penyelamatan yang luar biasa.

Dan pemain berusia 37 tahun itu berharap kunjungan Sevilla ke Turin dapat memberikan batu loncatan untuk Juve dalam memulihkan prestasi mereka di liga. Dia mengatakan kepada Sky Sport Italia: “Liga Champions memberi kami kesempatan yang baik untuk menemukan kembali kepercayaan diri dan semangat juang kami. Kami harus menghadapi Sevilla dengan keganasan, tekad dan keinginan untuk tampil mengejutkan.” Semangat Juve terdorong oleh kembalinya gelandang Sami Khedira setelah menderita cedera paha bulan lalu. Sementara Khedira bisa tampil saat melawan Sevilla, Mario Mandzukic dan Claudio Marchisio dipastikan absen karena cedera yang sama, tetapi Stephan Lichtsteiner bisa kembali tampil setelah pulih dari masalah pernapasan yang membuatnya absen dalam pertandingan melawan Napoli.

Sevilla kembali ke tempat dimana mereka meraih kemenangan pertama dari dua kemenangan Liga Europa berturut-turut dengan sejumlah pemain berada di pinggir lapangan. Ever Banega memiliki masalah dengan lutut, Sergio Escudero mengalami cedera otot, Daniel Carrico dan Gael Kakuta memulihkan diri dari cedera hamstring dan Adil Rami (pangkal paha) juga tidak dapat bermain. Klub asal Spanyol itu tampil kuat sejak awal kompetisi dengan meraih kemenangan telak 3-0 atas Borussia Monchengladbach di pertandingan pembuka Grup D, tetapi seperti halnya Juve, mereka juga telah mengalami awal yang sulit di La Liga dengan lima poin dari enam pertandingan.

Dan meskipun bentuk permainan dan cedera para pemain mempengaruhi timnya, pelatih Unai Emery menantikan pertandingan dengan Juve. “Bermain melawan Juventus adalah kesempatan besar untuk menunjukkan kepada seluruh Eropa apa yang kami mampu lakukan,” kata Emery menyusul kemenangan atas Rayo Vallecano di akhir pekan. “Kami menghadapi juara dua Eropa, tim besar, dan satu-satunya tujuan kami adalah untuk menunjukkan kemampuan kami.”